This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

6/25/2015

Cara Penulisan Ijazah 2015

Setelah pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2014/2015 untuk jenjang SMP/MTs (sederajat) serta pada SMA/MA/SMK/MAK (sederajat) dan Ujian Sekolah/Madrasah (US/M) untuk jenjang SD/MI (sederajat) yang mana kelulusan setiap peserta didik pada tahun 2014/2015 ini ditentukan oleh sekolah.

Selanjutnya untuk penulisan ijazah, saat ini BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan) telah merilis Petunjuk Teknis Penulisan Ijazah tahun pelajaran 2014/2015 untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 2380/H/TU/2015 sebagai berikut :

Pengisian nama pemilik ijazah menggunakan HURUF KAPITAL untuk jenjang SD dan SDLB, sesuai dengan yang tercantum pada akte kelahiran/dokumen kelahiran yang sah sesuai peraturan perundangan, dan untuk jenjang SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK sesuai dengan yang tercantum pada Ijazah yang diperoleh dari jenjang pendidikan sebelumnya, atau sesuai akte kelahiran/dokumen kelahiran yang sah sesuai peraturan perundangan, apabila terdapat kekeliruan pengisian pada ijazah sebelumnya.

Selanjutnya untuk pengisian tempat dan tanggal lahir pemilik ijazah untuk jenjang SD dan SDLB, sesuai dengan yang tercantum pada akte kelahiran/dokumen kelahiran yang sah sesuai peraturan perundangan, dan untuk jenjang SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK, sesuai dengan yang tercantum pada Ijazah yang diperoleh dari jenjang pendidikan sebelumnya, atau sesuai akte kelahiran/dokumen kelahiran yang sah sesuai peraturan perundangan, apabila terdapat kekeliruan pengisian pada ijazah sebelumnya.
Untuk pengisian Nomor Induk Siswa (NIS) pemilik ijazah sesuai dengan nomor induk siswa pada suatu satuan pendidikan seperti tercantum pada buku induk. Dan untuk pengisian Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) pemilik ijazah sesuai dengan nomor induk siswa nasional yang tercantum pada buku induk yang terdiri atas 10 digit yaitu 3 (tiga) digit pertama tentang tahun lahir pemilik ijazah dan 7 (tujuh) digit akhir tentang nomor pemilik ijazah yang diacak oleh sistem di Kemdikbud.

Download selengkapnya file Pedoman / Petunjuk Teknis Penulisan Ijazah Tahun Pelajaran 2014/2015 beserta dokumen penting terkait selengkapnya pada links di bawah ini :


Demikian share tentang Juknis Penulisan / Pengisian Ijazah Tahun Pelajaran 2014/2015. Semoga bermanfaat

Sumber http://dadangjsn.blogspot.com

6/22/2015

Tata Cara Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil (e-PUPNS)

Berkaitan dengan  Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil (e-PUPNS), berikut ini kami hadirkan cara dan langkah Pendataan Ulang e-PUPNS.
Sesuai Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 19 Tahun 2015 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil Secara Elektronik Tahun 2015 akan dilakukan Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil dengan memanfaatkan teknologi informasi. Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil secara elektronik yang selanjutnya disingkat e-PUPNS adalah proses pendataan ulang PNS melalui sistem teknologi informasi yang meliputi tahap pemutaktiran data oleh setiap PNS, serta validasi dan verifikasi data secara menyeluruh oleh instansi pusat/instansi daerah sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.


Jadwal Pelaksanaan E-PUPNS Tahun 2015
1. Persiapan pelaksanaan Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil atau e-PUPNS dilakukan oleh user admin sistem paling lambat akhir bulan Agustus 2O15.
2. Pengisian formulir e-PUPNS dilalrukan sampai dengan aktrir bulan November 2015.
3. Proses verifikasi dilakukan sampai dengan akhir bulan Desember 2015.

Sanksi
1. Apabila PNS tidak melaksanakan pemutaklriran data melalui e-PUPNS pada periode yang telatr ditentukan, data PNS tersebut akan dikeluarkan dari database kepegawaian nasional.
2. Akibat dari data PNS yang dikeluarkan sebagaimana dimaksud pada angka 1 maka pelayanan mutasi kepegawaian yang bersangkutan tidak akan diproses.

Prosedur Pendaftaran PUPNS
l. Setiap PNS dalam melakukan entri Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil atau PUPNS harus registrasi terlebih ndahulu sebagai otentifikasi PNS yang bersangkutan.
2. Pada saat melakukan registrasi, PNS yang bersangkutan menggunakan Nomor Induk Pegawai (NIP) dan membuat kata sandi untuk mendapatkan nomor register.
3. Nomor register sebagaim4la dimaksud pada angka 2 digunakan sebagai usemante yang digunakan bersamaan dengan kata sandi untuk login ke dalam sistem e-PUPNS.
4. Nomor registrasi sebagai bukti registrasi/pendaftaran PUPNS disimpakan dalam bentuk file elektronik (.pdf) dan/atau dicetak dan digunakan sebagai alat kendali penyampaian berkas fisik.
5. Bukti registrasi sebegieimana tersebut pada angka 3 dibuat menurut contoh sebagaimana tercantum dalam Anak Lampiran 1 yattg merupakan bagan tidak terpisahkan dari Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara ini.


Pengisian Formulir e-PUPNS
1. PNS harus login terlebih dahulu sesuai dengan nomor register sebagaimana dimaksud pada huruf A angka 2 unhrk dapat mengisi pada formulir e-PUPNS.
2. Formulir Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil atau e-PUPNS sebagaimana dimaksud pada angka 1 terdiri dari  data sebagai berikut:
a. Data Utama PNS;
b. Data Posisi;
c. Data Riwayat;
d. Data untuk PNS Guru (hanya diisi oleh PNS Guru);
e. Data untuk PNS Dokter (hanya diisi oleh PNS Dokter); dan
f. Data StakehoLder, antara lain memuat Bapertarum, BPJS Kesehatan, Kartu Pegawai Elektronik (KPE); dibuat menurut contoh sebagaimana tercantum dalam Anak Lampiran 2 sampai dengan Anak Lampiran 7 yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara ini.
3. PNS memeriksa keakuratan dan kelengkapan data pada formulir e-PUPNS sebagaimana dimaksud pada angka 2.
4. Apabila data sebagaimana dimaksud pada angka 2 sudah akurat atau Iengkap, PNS dapat langsung mengirim data untuk dilakukan prroses verifikasi data.
5. Apabila terdapat data yang tidak akurat atau tidak lengkap, PNS melakukan pemutakhiran data sesuai dengan keadaan sebenarnya.
6. Dalam pemutakhiran data sebagaimana dimaksud pada angka 5, PNS harus melampirkan dokumen pendukung dan menyampailran kepada user verifikator pada jenjang  terendah.
7. Setelah melakukan pemutakhiran data sebagaimana dimaksud pada angka 5, PNS mengirim data untuk dilakukan proses verifikasi data.
8. Pada tahapan sebagaimana dimaksud pada angka 4, dilakukan prrosesvalidasi data PNS secara interaktif oleh sistem e-PUPNS.
9. PNS dapat memantau keseluruhan proses pemutakhiran data dan prqgress datanya masing-masing melalui sistem e-PUPNS.


Contoh Form Isian PUPNS 2015 online

Kewenangan Verifikasi Data
1. Kewenangan verifikasi data sebagaimana dimaksud pada huruf B angka 6 dilakukan secara berjenjang yang diatur sebagai berikut:
a. Pada Instansi Rrsat
1) Unit Kerja yang bertanggung jawab di bidang kepegawaian di linglinrngan Kantor Wilayah /Kantor/lJnit Pelaksana Teknis atau sejenis.
2l Unit Kerja yang bertanggung jawab di bidang kepegawaian di lingkungan Kantor pusat.
3) Badan Kepegawaian Negara.
b. Pada Instansi Daerah
1) Satuan Keda Perangkat Daerah (SKPD).
2l Badan Kepegawaian Daerah (BKD) atau sejenisnya.
3) Kantor Regional Badan Kepegawaian Negara.
4l Badan Kepegawaian Negara.
2. Kewenangan sebagaimana dimaksud pada angka L, dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.


Verifikasi Data
1. User verifikator melakukan verifikasi data PNS sesuai kewenangan yang dimiliki.
2. Verifikasi dilakukan setelah data PNS masuk ke inbox user verifikator.
3. Proses verifikasi data PNS yang dimutakhirkan dilalmkan dengan memerhatikan dan memeriksa dokumen pendukung yang dilampirkan.

Penunjukan User Admin Sistem Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil atau E-PUPNS
1. Pelaksanaan e-PUPNS diawali dengan penunjukan user admin sistem yang ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Negara atas usul pejabat yang bertanggung jawab  di bidang kepegawaian di instansi masing-masing.
2. Tugas dan kewenangan user admin sistem antara lain:
a. menunjuk user verifikator;
b. melengkapi data unit kerja;
c. melengkapi data fasilitas kesehatan pemerintah; dan
d. fasilitas pendidikan di lingkungan instansinya.
3. User admin sistem instansi hanrs sudah selesai melakukan tugas dan kewenangan sebagaimana dimaksud pada angka 2 pada tarapan persiapan pelaksanaaan Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil atau e-PUPNS.

Sistem Bantuan E-PUPNS/ Help Desk System (Hds)
1. Untuk mendukung kegiatan e-PUPNS 2015 BKN menyiapkan sistem bantuan/HDS.
2. HDS sebagaimana dimaksud pada angka 1 digunakan untuk membantu pendaftaran dan proses pengisian e-PUPNS apabila mengalami kesulitan.


Penanggung Jawab Dan Tim Pelaksana Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil atau E-PUPNS
E-PUPNS dilaksanakan oleh tim pelaksana pusat dan daerah yang terdiri dari:
  1. Penanggung jawab pelaksanaan e-PUPNS nasional adalah Kepala Badan Kepegawaian Negara.
  2. Penanggung jawab pelaksanaan e-PUPNS regional adalatr Kepala Kantor Regional Badan Kepegawaian Negara.
  3. Kepala Badan Kepegawaian Negara dapat membenhrk tim nasional pelaksana e-PUPNS.
  4. Pimpinan Instansi Rrsat/Instansi Daerah dapat membentuk tim pelaksana e-PUPNS di lingkungannya masing-masing.
  5. Tim pelaksana e-PUPNS terdiri atas:
  • UserAdmin Sistem;
  • UserVerifikator; dan
  • User Executive.


Cara Registrasi Pendaftaran e-PUPNS 2015
Badan Kepegawaian Negara (BKN) melakukan Pendataan Ulang PNS (PUPNS) mendata ulang PNS baik PNS daerah, PNS pusat, termasuk guru PNS. Pendataan ini sesuai dengan Peraturan kepala BKN nomor 19 tahun 2015.
Cara Registrasi PUPNS Online Melalui Situs BKN.GO.ID
1. Untuk melakukan registrasi PUPNS, kunjungi situs yang disediakan BKN, yaitu https://pupns.bkn.go.id/registrasi



2. Masukkan Nomor Induk Pegawai (NIP) baru tanpa spasi, lalu klik cari. Lalu muncul nama dan instansi pemerintah tempat bekerja. Ketik email Anda, kemudian klik lanjut

3. Ketik kata kunci Anda, seperti jika Anda membuat email, facebook dan sebagainya. Ketik ulang kata kunci di konfirmasi kata kunci, dan tulis nama ibu kandung. Pilih pertanyaan keamanan, silakan pilih salah satu. Kemudian masukkan kode captcha yang sesuai dan klik Registrasi.




4. Jika sudah akan muncul Regitrasi Sukses, dengan tampilan nomor registrasi, NIP baru, nama Anda dan instansi. Klik cetak untuk mencetak langsung atau menyimpan kartu tanda bukti registrasi PUPNS.




5. Kartu tanda bukti ada dua, satu untuk tim verifikasi dan satu untuk PNS. Tim verifikasi tergantung instansi Anda bekerja, jika instansi pemerintah kabupaten/kota, maka yang memverifikasinya adalah BKD kabupaten/kota.


Setelah selesai registrasi Anda menunggu verifikasi, setelah di verifikasi tahap selanjutnya adalah memasukan data PNS tersebut, panduan ini mungkin sedikit berguna dalam mengisi data die-PUPNS 2015 ini:
Berikut langkahnya
1.  PNS harus login terlebih dahulu sesuai dengan nomor register sebagaimana dimaksud pada huruf A angka 2 untuk dapat mengisi pada formulir e-PUPNS.
2.   Formulir e-PUPNS sebagaimana dimaksud pada angka 1 terdiri dari data sebagai berikut:
Data Utama PNS;
Data Posisi;
Data Riwayat;
Data untuk PNS Guru (hanya diisi oleh PNS Guru);
Data untuk PNS Dokter (hanya diisi oleh PNS Dokter); dan
Data StakehoLder, antara lain memuat Bapertarum, BPJS
Kesehatan, Kartu Pegawai Elektronik (KPE);dibuat menurut contoh sebagaimana tercantum dalam Anak Lampiran
Form Isian lanjutan PUPNS 2015 online

  • PNS memeriksa keakuratan dan kelengkapan data pada formulir e- PUPNS sebagaimana dimaksud pada angka 2.
  • Apabila data sebagaimana dimaksud pada angka 2 sudah akurat atau Iengkap, PNS dapat langsung mengirim data untuk dilakukan proses verifikasi data.
  • Apabila terdapat data yang tidak akurat atau tidak lengkap, PNS melakukan pemutakhiran data sesuai dengan keadaan sebenarnya.
  • Dalam pemutakhiran data sebagaimana dimaksud pada angka 5, PNS harus melampirkan dokumen pendukung dan menyampailran kepada user verifikator pada jenjang terendah.
  • Setelah melakukan pemutakhiran data sebagaimana dimaksud pada angka 5, PNS mengirim data untuk dilakukan proses verifikasi data.
  • Pada tahapan sebagaimana dimaksud pada angka 4, dilakukan prroses validasi data PNS secara interaktif oleh sistem e-PUPNS.
  • PNS dapat memantau keseluruhan proses pemutakhiran data dan progress datanya masing-masing melalui sistem e-PUPNS.

Contoh Form tambahan PUPNS 2015 online bagi PNS Guru
Repost dari ainamulyana.blogspot.com

5/16/2015

Kejelasan Tentang Kenaikan Pangkat PNS Otomatis

Kabar kenaikan pangkat secara otomatis yang beredar sangat ramai kiranya bukan main-main hanya saja yang jadi pertanyaan kenaikan pangkat PNS otomatis jika sudah 4 tahun ini apa hanya berlaku bagi PNS Jabatan Struktural, ini yang belum terjawab dengan rapi, mestinya jika bahasa PNS ini tentu merujuk pada PNS Struktural dan Fungsional.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) Indonesia mengubah mekanisme proses kenaikan pangkat pegawai negeri sipil (PNS). BKN menerapkan sistem kenaikan pangkat secara otomatis setiap empat tahun tanpa harus melalui mekanisme pengusulan seperti yang diterapkan selama ini.

Mengintip prosedur yang bakal dilakukan BKN atau Badan Kepegawaian Negara yang kami lansir dari situs merdeka.com ternyata kenaikan pangkat PNS secara otomatis ini juga berlaku bagi jabatan PNS Fungsional, apa Guru juga mendapatkan kenaikan pangkat secara otomatis ? mari kita simak paparan Kepala BKN dibawah ini

Kepala BKN, Bima Aria Wibisana mengatakan kebijakan ini berlaku untuk PNS struktural dan juga PNS fungsional seperti guru. “Aturan ini berlaku untuk semuanya (termasuk guru PNS),” ucap Bima ketika ditemui usai pelantikan jabatan kepala BKN di Kantor BKN, Jakarta, Jumat (15/5).
Namun demikian, ada beberapa prosedur yang harus diikuti para guru sebelum kenaikan pangkat secara otomatis. Guru PNS tetap harus mengumpulkan angka kredit untuk bisa naik pangkat. “Harus membuktikan angka kreditnya bisa memadai,” katanya.

Selain itu, Bima saat ini juga sedang mengumpulkan data guru yang sudah 4 tahun namun belum naik pangkat. Bima akan meneliti lebih jauh penyebab belum naiknya pangkat guru tersebut. “Apakah angkat kreditnya kurang atau kenapa atau tidak diurus administrasinya, kalau kurang dia harus mengumpulkan kredit itu,” tegasnya.

Bima meminta kepada guru PNS agar meningkatkan kompetensinya dan mengumpulkan angka kredit kenaikan pangkat. Namun nantinya, BKN akan memberikan tenggat waktu untuk guru PNS mengumpulkan kredit dengan ikut diklat, seminar dan lain sebagainya. Bima juga saat ini masih terus berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dalam menentukan pola baru kenaikan pangkat guru.
“Hanya saja punya batas waktu untuk mengumpulkan itu, kalau batas waktunya tidak dipenuhi ada sanksi-sanksinya berhentikan sementara dari guru biar fokus. Kita akan bekerjasama dengan Mendikbud untuk ini kalau terjadi harus ada kebijakan yang harus diambil,” tutupnya.

Sebelumnya, Bima menyebut akan menggunakan aturan baru terkait kenaikan pangkat PNS yang secara otomatis tiap 4 tahun. Kebijakan tersebut dilakukan dalam rangka mewujudkan reformasi birokrasi (RB) dalam bidang kepegawaian. Pegawai tidak perlu lagi dibuat sibuk mengusulkan kenaikan pangkat, karena BKN setiap empat tahun mengumpulkan daftar nama pegawai yang dianggap layak naik pangkat ke BKD.

Dengan demikian, BKN hanya menunggu konfirmasi BKD terkait kinerja dan perilaku pegawai bersangkutan. Apakah sedang menjalani hukuman disiplin pegawai atau tidak. Jika tidak bermasalah maka bisa segera diproses kenaikan pangkatnya. Menurut Bima, mekanisme seperti sekarang melalui usulan atasan langsung ke BKD untuk kemudian diproses sering kali merugikan pegawai bersangkutan.
“Ada kasus terlambat 6 bulan hingga setahun. Ke depan kenaikan pangkat akan otomatis. Tidak perlu lagi repot mengusulkan, apalagi mengalami keterlambatan,” yakinnya.

Ke depan, BKN akan mengirimkan daftar nama PNS yang akan naik pangkat pada periode tertentu enam bulan sebelumnya. Pun demikian untuk daftar nama PNS yang akan pensiun. Akan disampaikan daftarnya setahun sebelum waktu berlakunya.

Dengan demikian, Setidaknya PNS bersangkutan bisa segera memproses pemberkasannya agar saat jatuh tempo, baik naik pangkat maupun pensiun sudah bisa menerima haknya. Mereka yang naik pangkat bisa menerima pendapatan sesuai kepangkatannya, dan yang pensiun langsung bisa menerima uang pensiunnya tepat hari jatuh temponya.

Sekian berita yang dapat admin sampaikan, semoga dapat bermanfaat.

Sumber jelajahberita.com

5/08/2015

Cara Mudah Cek Pengumuman SNMPTN 2015.

Cara Mudah Cek Pengumuman SNMPTN 2015.
  1. Akses situs resmi di www.snmptn.ac.id selain dari pada itu anda juga bisa langsung mengakses situs perguruan tinggi negeri tempat anda mendaftar.
  2. Setelah masuk anda akan dihadapkan dengan halaman yang berisi dengan kolom pengumuman isi nomor peserta dengan benar beserta tanggal lahir, dan jangan terburu-buru.
  3. Cek pengumuman SNMPTN berulang kali sambil memastikan apakah sistem tidak sedang error.
  4. Jika anda mendapati muncul foto beserta data diri anda dengan tulisan berwarna hijau atau biru dengan keterangan lulus anda bisa melanjutkan registrasi awal atau menunggu beberapa waktu.
  5. Sebaliknya jika anda menjumpai keterangan tidak lulus dengan tulisan berwarna merah bisa dibilang anda belum lulus dan harus coba lagi tahun berikutnya atau jalur lain, bro or sis.
Berikut ini form yang akan muncul, dan Anda tinggal mengisi kemudian klik "Lihat Hasil"


Pengumuman Hasil Seleksi SNMPTN dan Bidik Misi SNMPTN.


Masukkan no. peserta SNMPTN 2015
(10 digit, tercantum di Kartu Tanda Peserta)
:
Masukkan tanggal lahir peserta SNMPTN 2015
(DD - MM - YYYY)
:
 
Jika anda menjumpai saat pengumuman berlansung situs resmi www.snmptn.ac.id tidak bisa dibuka biasanya situs sedang mengalami kelebihan pengunjung yang menyebabkan situs error atau tidak bisa diakses, untuk itu harap menunggu sampai dengan paling lama 1x12 jam situs akan kembali normal dan pengumuman sudah bisa diasekse kembali, hal itu biasa terjadi.
Selain dari pada error biasanya situs akan terasa lemot karna jutaan pengunjung dengan waktu yang sama mengakses situs sama, jadi error dan lemot itu biasa.
Sumber populer.web.id

5/04/2015

Indikator Kelulusan Peserta SNMPTN Melalui Jalur Undangan

Dekan Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Dr. Bambang Hero Saharjo, menjelaskan bahwa peringkat akademis dan perfoma masing-masing sekolah menjadi indikator lulus atau tidaknya peserta Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) melalui jalur undangan.

"Peserta SNMPTN yang tidak menyertakan rekomendasi dari sekolah tidak akan diproses lebih lanjut, terutama untuk rekomendasi seni, keterampilan, dan olahraga," ujar Bambang, pekan lalu.

Dalam ketentuan khusus SNMPTN mengenai persyaratan siswa pelamar dinyatakan, selain harus memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan terdaftar pada PDSS, siswa juga harus memperoleh rekomendasi dari Kepala Sekolah. Sedangkan prinsip seleksi diantaranya untuk mendapatkan calon mahasiswa berkualitas secara akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi-prestasi lainnya serta hasil ujian nasional.

"Seleksi juga dilaksanakan dengan memperhatikan kinerja sekolah," ujarnya.

Sementara itu, menurut Sekretaris Eksekutif SPMB UNS Solo, Sunardi dan Tundjung W Sutirto dari Humas SPMB UNS Solo, rekomendasi tersebut memiliki bobot penilaian besar, yakni 50 persen untuk olahraga dan keterampilan, serta 60 persen untuk seni. Rekomendasi itu berasal dari penilaian sekolah terhadap hasil karya siswa di bidang seni dan keterampilan atau bidang olahraga.

Ketentuan tersebut sesuai dengan latar belakang SNMPTN, bahwa perguruan tinggi negeri (PTN) sebagai penyelenggara pendidikan setelah SMA/SMK/MA/MAK akan menerima calon mahasiswa yang berprestasi akademik tinggi dan diprediksi akan berhasil menyelesaikan studi di perguruan tinggi berdasarkan prestasi akademik dan rekomendasi kepala sekolah.

 Seperti diberitakan sebelumnya, hingga berakhirnya jadwal pendaftaran, saat ini terdapat 852.093 siswa pendaftar SNMPTN 2015 yang berasal dari 15.317 sekolah, baik di dalam maupun Sekolah Republik Indonesia (SRI) di luar negeri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 153.229 siswa di antaranya adalah pemohon atau pendaftar bantuan biaya pendidikan Bidikmisi.

"Jumlah pendaftar tahun ini meningkat 9,5 persen dibandingkan tahun lalu, yang ditandai dengan peningkatan jumlah unit sekolah yang mengisi PDSS di semua provinsi," ujar Ketua Umum SNMPTN 2015, Prof Rochmat Wahab, dalam siaran pers di Jakarta, Senin (16/3/2015) lalu.

Dia menambahkan, secara khusus, peningkatan signifikan juga terjadi untuk kawasan Indonesia Timur. Kenaikan itu terjadi di Provinsi Sulawesi Utara sebanyak 31,2 persen, Sulawesi Tengah 37,5 persen, Sulawesi Barat 39,2 persen, Papua 39,8 persen, Maluku Utara 43,6 persen, Nusa Tenggara Timur 51,6 persen, Papua Barat 59,3 persen, serta Maluku 73,1 persen.

Peningkatan jumlah unit sekolah yang mengisi PDSS di kawasan Timur Indonesia tersebut dibarengi pula dengan peningkatan jumlah siswa yang mendaftar, yaitu di atas 20 persen. Bahkan, peningkatan di Provinsi Maluku Utara naik sebanyak 70,8 persen.

Sumber Kompas.com!

Kriteria Tes CPNS K2 Bulan Agustus 2015

Sahabat Guru yang budiman, seperti yang telah diketahui bahwa sebenarnya CPNS dari Honorer Kategori dua sudah ditutup pada tahun kemarin ,namun kali ini pemerintah membuka kembali tes CPNS untuk K2, yan diperkirakan akan dilaksanakan pada bulan agustus 2015.
Kriteria Tes CPNS K2 Bulan Agustus 2015
Kriteria Tes CPNS K2 Bulan Agustus 2015
Seperti informasi yang dilansir bisnis.liputan6.comPemerintah dalam hal ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Birokrasi (PAN-RB) akan menyelenggarakan kembali tes CPNS untuk kategori k2, dikarenakan terdapat data yang tidak valid para pegawai honorer. Hal ini otomatis membuat para CPNS yang telah lulus seleksi terpaksa digugurkan. 
Selanjutnya Yuddy Chrisnan‎di selaku Menteri PAN-RB menegaskan, bahwa saat ini seleksi CPNS K2 208.000, namun dari sekian peserta yang lulus, terdapat 120.000 yang mengajukan verifikasi Nomor Induk (NIP), sehingga dipastikan ada 80.000 yang nantinya akan diikutkan seleksi untuk pengisiannya.
Dari sumber tersebut, Oim Info menyimpulkan kriteria Peserta Tes CPNS K2 pada bulan agustus ini, sebagai berikut :

  • Peserta CPNS K2, diperuntukkan bagi peserta yang tidak lulus pada tes CPNS K2 tahun sebelumnya.
  • Di mengutamakan umur diatas 35 untuk profesi guru, tenaga kesehatan dan para penyuluh pertanian.
  • Untuk daerah tertentu, seperti papua, maka ada kemungkinan penurunanan standart kelulusan, yang misalnya harus 70, maka bisa diturunkan menjadi 50.
Demikian Informasi penting tentang Kriteria Tes CPNS K2 Bulan Agustus 2015, yang bisa Oim Info bagikan, semoga para peserta CPNS K2 tahun ini bisa mengikuti seleksi dengan lancar dan diberi kelulusan. DIkarenakan pemerintah Jokowi rencananya akan mengadakan moratorium CPNS 2015. semoga bermanfaat
 
Sumber http://oiminfo.blogspot.com

3/13/2015

Juknis Penilaian Prestasi Kerja PNS dan Contoh

Penilaian prestasi kerja (PPK) PNS ini sesuai dengan PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 46 TAHUN 2011 TENTANG PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DAN PERATURAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA (BKN) NOMOR 1 TAHUN 2013.


Penilaian prestasi kerja PNS bertujuan untuk menjamin objektifitas pembinaan PNS yang dilakukan berdasarkan sistem prestasi kerja & sistem karier, yg dititikberatkan pada sistem prestasi kerja. Penilaian prestasi kerja PNS diarahkan sebagai pengendalian perilaku kerja produktif yg disyaratkan untuk mencapai hasil kerja yg disepakati. Penilaian prestasi kerja PNS dilakukan berdasarkan prinsip objektif, terukur, akuntabel, partisipatif, dan transparan.

Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil dilaksanakan untuk mengevaluasi kinerja individu Pegawai Negeri Sipil, yang dapat memberi petunjuk bagi manajemen dalam rangka mengevaluasi kinerja unit dan kinerja organisasi.


Unsur Penilaian Prestasi kerja

Penilaian prestasi kerja PNS terdiri atas : unsur sasaran kerja pegawai (SKP) dan perilaku kerja.
Penilaian prestasi kerja PNS dilaksanakan oleh Pejabat Penilai sekali dalam 1 tahun (akhir Desember tahun bersangkutan/akhir Januari tahun berikutnya), yang terdiri atas unsur:
    a. SKP bobotnya 60 %
    b. Perilaku kerja bobotnya 40 %
Unsur perilaku kerja yg mempengaruhi prestasi kerja yang dievaluasi harus relevan & berhubungan dengan pelaksanaan tugas jabatan PNS yg dinilai.

  • Penilaian prestasi kerja dilaksanakan oleh pejabat penilai sekali dalam 1 (satu) tahun.
  • Penilaian prestasi kerja dilakukan setiap akhir Desember pada tahun yang bersangkutan dan paling lama akhir Januari tahun berikutnya
  • Nilai Prestasi Kerja PNS dinyatakan dengan angka dan sebutan sebagai berikut :
  1. 91 –ke atas: sangat baik
  2. 76 –90: baik
  3. 61 –75: cukup
  4. 51 –60: kurang
  5. 50 ke bawah: buruk
Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara penilaian diatur dengan Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara.


A. SKP (Sasaran Kerja Pegawai) PNS

Tata Cara Penilaian SKP

Nilai capaian SKP dinyatakan dengan angka dan keterangan sbb:
91 – ke atas : Sangat baik
76 – 90 : Baik
61 – 75 : Cukup
51 – 60 : Kurang
50 – ke bawah : Buruk


Selengkapnya bisa di buka di Sasaran Kerja Pegawai (SKP PNS)

 

B. Perilaku Kerja

Nilai perilaku kerja PNS dinyatakan dengan angka dan keterangan sbb:
  • 91 – 100 : Sangat baik
  • 76 – 90 : Baik
  • 61 – 75 : Cukup
  • 51 – 60 : Kurang
  • 50 – ke bawah : Buruk
Penilaian perilaku kerja meliputi aspek:
  • Orientasi pelayanan
  • Integritas
  • Komitmen
  • Disiplin
  • Kerja sama
  • Kepemimpinan    
  1. Penilaian kepemimpinan hanya dilakukan bagi PNS yang menduduki jabatan struktural.
  2. Penilaian perilaku dilakukan melalui pengamatan oleh pejabat penilai terhadap PNS sesuai kriteria yang ditentukan.
  3. Pejabat penilai dalam melakukan penilaian perilaku kerja PNS dapat mempertimbangkan masukandaripejabat penilai lain yang setingkat dilingkunga unit kerja masing-masing.
  4. Nilai perilaku kerja dapat diberikan paling tinggi 100(seratus)

  

BERIKUT ALUR PENYUSUNAN PENILAIAN PRESTASI KERJA PENGGANTI DP3

petunjuk pengisian sasaran kerja PNS, petunjuk teknis juknis SKP PNS 2014. Format SKP PNS yang benar, CONTOH SKP, FORMULIR skp, panduan SKP, penilaian prestasi kerja PNS pengganti DP3, alur SKP

BUKU CATATAN PENILAIAN PERILAKU KERJA PNS

Untuk memudahkan monitoring dan evaluasi capaian SKP secara berkala dan perilaku kerja PNS yg dinilai. Pejabat penilai dapat menggunakan formulir buku catatan penilaian perilaku kerja PNS. Apabila seorang PNS pindah dari instansi pemerintah yg satu ke instansi yg lain, maka buku catatan penilaian perilaku kerja dikirimkan oleh pimpinan instansi lama kepada pimpinan instansi baru. Jika seorang PNS pindah unit organisasi tetapi masih tetap dalam instansi yg sama, maka hanya buku catatan penilaian perilaku kerja saja yg dikirimkan oleh pimpinan unit organisasi yg lama kepada pimpinan unit organisasi yang baru.

download contoh SKP selengkapnya bisa dilihat di sini dan di sini
Contoh SKP Tata Usaha bisa diunduh di link ini
Sumber: http://jetjetsemut.blogspot.com 

Download POS UN 2015 dan Permendikbud Nomor 5 Tahun 2015

POS UN 2015 dan Permendikbud Nomor 5 Tahun 2015 tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik, Penyelenggaraan Ujian Nasional, dan Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan pada SMP/MTs Atau yang Sederajat dan SMA/MA/SMK Atau yang Sederajat dapat di download di link di bawah ini
Sumber:http://www.kemdikbud.go.id/ 

3/12/2015

Download Soal UKG Online

Berikut ini kumpulan latihan soal UKG Online yang dapat Anda download/unduh untuk dibaca-baca sebagai bahan latihan.
Ada beberapa jenis soal dalam UKG, diantaranya tes pedagogik, kepribadian, pengetahuan keguruan dan model pembelajaran. Silakan klik link di bawah untuk mengunduhnya, kemudian bisa anda cetak.

  1. Latihan soal UKG 1
  2. Latihan soal UKG 2
  3. Latihan soal UKG 3
  4. Latihan soal UKG 4
  5. Latihan soal UKG 5
  6. Latihan soal UKG 6

Anda juga bisa melihat contoh tes UKG online dengan membuka link ini, dan tutorial simulasi UKG online di disini  

Sumber: http://jetjetsemut.blogspot.com/

12/15/2014

Cara Mencetak Formulir S12 Padamu Negeri

Bagaimana edit data dan cetak S12 pada layananan Padamu Negeri. Hal ini tentu sangat penting sekali bagi rekan guru dimana data yang telah terupdate tadi agar selalu kita lihat manakala ada perubahan data yang mendasar terutama data keluaga,riwayat pendidikan, riwayat mengajar,riwayat kepangkatan dan sebagainya. Dengan melakukan edit data ini maka data yang dimasukkan tersebut adalah yang baru dan benar sesuai dengan data bapak/ibu guru sendiri, sehingga apabila nanti bapak/ibu guru terjaring dalam sertifikasi tidak usah memperbaharui datanya lagi. Pada dasarnya edit data ini tidak hanya ditujukan bagi guru yang terjaring serifikasi saja akan tetapi semua PTK yang terdaftar pada sekolah induk wajib melakukan edit data manakala datanya mengalami perubahan sebagaimana telah dipaparkan diatas. langsung saja pada pokok permasalahan. Alur edit data dan cetak S12 Padamu Negeri dan perhatikan gambar berikut ini!
  1. Kunjungi Layanan Padamu Negeri atau Kunjungi sekarang
  2. Klik login PTK.
  3. Isikan NUPTK dan Password
  4. Buka menu Biodata dan Identitas, pastikan data ini sesuai dengan data bapak/ibu guru selesai klik simpan.
  5. Buka juga menu Riwayat dan Prestasi , lihat dan edit data bapak/ibu guru pada: Riwayat PNS,Riwayat Pendidikan,Fungsi & Jabatan,Riwayat Mengajar,serta Sertifikat dan Diklat. setiap selesai klik simpan.
  6. Sebelum data perubahan dijadikan data permanen sebaiknya, Buka menu Cek Kembali.
  7. Klik Batalkan Seluruh perubahan Data, apabila data yang anda edit tadi ternyata masih salah atau kurang benar dan perlu diperbaiki kembali.
  8. Bila semua data telah dianggap benar dan valid klik menu Jadikan Permanen.
  9. Serahkan format S 12 pada tendik Kabupaten setempat untuk dilegalisasi dan menerima S13 sebagai tanda bukti anda telah melakukan perubahan data
Semoga bermanfa'at.......!
sumber : http://salametriadi.blogspot.com

Terbaru